MISTERI JERAWAT
MIRA
Pagi itu tak tau entah
mengapa,wajah Mira terlihat kusut,dan tunggu...tunggu...tunggu..., ada apa
dengan pipi Mira, kenapa ditutup tutupi dengan kerudung. Pertanyaan itu pun mengalun
begitu saja saat Mira lewat.
“Mir, pipimu kenapa e, kok ditutup
terus ,kamu kena kutukan ya Mir ???”
Eh yang ditanya malah kabur, dan
nggak jawab. Karena penasaran aku,Nini,dan Neneng pun membuntutinya. Sampai di
kelas,Mira si target pembuntutan hanya diam dan melamun di tempat duduk nya,dan
eeh masih nutupin pipinya dengan kerudungnya itu. Karena rasa penasaran yang
tidak terbendung aku, nini,dan neneng
pun memberanikan diri mendekati target operasi alias si Mira. Eeh yang di
dekati malah memalingkan muka.
Dengan rasa agak takut nanti ndak
di brakot si Mira, Nini pun akhirnya bertanya,kali ini agak halus,nanti ndak
malah di tinggal pergi lagi,
“ Mukamu kenapa e Mir, kok
ditutupin terus??????????”
“ Bukan urusanmu, urusin aja urusan mu sendiri !!!”
Setelah akhirnya menjawab dengan
jawaban yang sebenarnya bukan yang diinginkan, Mira pun, kabur lagi. Namun kali
ini tidak kami kejar, karena bel masuk sudah berbunyi, dan gurunya pun sudah
masuk.
“ Selamat pagi anak-anak !!!”
“Selamat pagi bu !!!”
“ Pagi ini pelajaranya matematika
ya??”
“ Huuuuuuuuuuuu,nggak usah
pelajaran aja Bu !!!!”
“ Waaaaa,ya nggak bisa,nanti kamu
nggak pinter-pinter gimana????????”
“ Baik Bu !!!”
Akhirnya pelajaran pun dimulai. Bu
Dias pu menjelaskan pelajaran hari ini,namun tiba-tiba,
“ Mirna, pipi kamu kenapa, kok
dari tadi Ibu perhatikan ditutup terus?????????”
Andi si tukang jahil pun
berkomentar,
“ Dibrakot gendruwo Bu tadi malem”
Yang lain pun berkomentar,
“ Waaaaaa,itu tadi malem kena
kutukan Bu !!!!,hahaha..........”
“ Sudah-sudah, jangan seperti
itu,biarkan Mira yang jawab...!!!!!!!!”
Bu Dias pun menengahi,agar
murit-murit tidak mengejek Mira,namun ada saja yang masih mengejek. Akhirnya Mira
pun menjawab,
“ Ng..nggak kenapa-kenapa Bu ..”
“ Yang benar Mira,jangan bohong
kamu??????????”
“ Iya bu benar “
“ Ya sudah kalau begitu.....”
Setelah itu pelajaran pun
dilanjutkan hingga selesai.
Setelah sekolah usai,aku,
Nini,dan Neneng pun melanjutkan misi untuk mengetahui yang ada di pipi Mira itu
apa. Misi diawali dengan mencegat Mira yang sedang berjalan menuju parkiran
untk pulang. Setelah kami bujuk rayu sekuat tenaga akhirnya mMira pun menyerah
juga,ha....ha...ha...
Setelah itu kami introgasi mira
diiiiiiiiiiiiii,
Belakang rumah pakbon, kok
tempatnya serem banget ya,tapi nggak papa, yang penting misteri terpecahkan.
“ Eh, mir mukamu kenapa
e??????????”
“ Nggak kenapa-napa, kenapa sih
kalian tanya-tanya,urusin aja tuh muka kalian sendiri-sediri!!!!!!!”
“ Ya nggak gitu mir, kita cuma mau
bantu aja kok, jawab yang jujur dong mir ????????”
“
Nggak mau...........”
“ Ayo dong Mir jawab, nanti kalau
nggak jawab,aku bilang ke Anto kalau sebenarnya kamu itu juga suka sama dia,hayoo,kamu
milih yang mana????????”
“ Iiihhh,siapa
juga yang suka sama anto,kamu kali???????”
“ Alah kamu
ngaku aja, kita juga tahu kaliii!!!!!!”
“ Nggak, denger
namanya aja aku udah ngeri, apalagi jadi pacarnya,hhhiiiii”
Setelah sekitar
setengah jam kami bujuk rayu dengan embel-embel anto si adik kelas yang pernah
mengirimkan surat cinta ke mira, tapi sama mira yang terkenal preman itu malah
mau dihajar. Akhirnya mira pun menyerah juga.
“ Iya deh aku
nyerah, aku ngaku....”
“ Nah gitu dong
mir, dari tadi kek!!!!!!!!”
“ Tapi kalian
jangan tertawa ya, awas kalau tertawa, aku hajar kalian!!!!!!!!!”
“ Iya deh mir
......”
“ Sebenarnya
yang ada di pipiku ini.........”
“ Ahhh,nggak
jadi deh nanti kalian nertawain aku lagi!!!!!!!”
“ Enggak akan
mira sayang.........”
“ Ya udah
deh,yang ada di pipiku adalah........,jerawat sialan ini “
Sepontan kami
bertiga pun tertawa terbahak-bahak, dan Mira pun hanya manyun. Yang ada di pipi
Mira adalah jerawat, eh salah tepatnya dua jerawat besaaaaaaaaar banget. Mending
kalau jerawatnya cuma satu,eh itu dua je.
“ Tuh kan
kalian tertawa!!!!!!!!!!”
“ Eh, sorry mir
kelepasan”
“ Kelepasan
gimana,eh kalian tau nggak gimana caranya ngilangin jerawat sialan ini??????”
“ Oooohh, itu
sih gampang,tinggal kamu cukul aja tu jerawat pakai pisau, pasti bisa ilang
!!!!!!!!!”
“ Sialan,aku
tanya beneran.....”
Karena melihat
tampang Mira yang bingung dengan
jerawatnya, kami pun punya ide untuk ngerjain Mira, secara Mira kan terkenal
dengan tukang jail. Ini adalah saat yang tepat untuk balas dendam.
“ Eh mir
denger-denger jerawat yang segede itu tu nggak bisa diobatin lho....”
“ Yang bener
kamu, jangan ngarang.....”
“ Beneran,
satu-satunya cara ya jerawat kamu harus dicukil, itupun pasti sakit,hiiiiii”
Tanpa disangka-sangka
Mira yang ngakunya preman sekolah itu pun nangis keras banget sambil
teriak-teriak. Kemi pun malah jadi bingung . Gimana ini Mira kok malah jadi
nangis,padahal kami tadi tidak kepikiran sampai situ.“ Eh mir, jangan
nangis dong, kita uma bercanda kok”
“ Iya mir
jangan nangis, nanti kami kaih tau caranya deh...”
“ Tapi janji
ya?????????”
“ Iya”,kami
menjawab serempak.
Akhirnya mira
pun kami beritahu cara menghilankan jerawatnya. Dan agar jerawatnya tidak datang
lagi, kami anjurkan agar Mira lebih sering membasuh mukanya dengan air dan pembersih
muka agar mukanya tetap bersih dan kinclong.
Kelas : X IPA 1